Danny Blind dipecat Manchester United

Pokergame88 – Danny Blind dipecat Manchester United. Membantu tim memenangkan Piala FA namun gagal lolos ke Liga Champions 2017-2018 dan ditambah permainan tim yang cenderung mulai lembek, Danny Blind dipecat dari Manchester United. Telah dikonfirmasi oleh pihak Manchester terkait masalah Danny Blind dipecat satu tahun lebih cepat dari kontrak yang telah dtanda tangani.

 

Pelatih Tim Nasional Belanda Danny Blind ikut berkomentar tentang Danny Blind dipecat yang dipecat dari MU. Ia mengatakan bahwa, Danny Blind dipecat tidak lah pantas diberikan kepada pelatih sehebat Van Gaal.

 

Ia adalah pelatih yang hebat, kami bekerja sama dari posisi bawah hingga kami berhasil naik sampai posisi puncak seperti sekarang. Staf manager juga terkejut atas pemecatan yang terjadi secara mendadak, dalam kasus ini Danny Blind mengaku kecewa dengan keputusan yang diambil petinggi Manchester United.

 

Pelatih berkebangsaan Belanda, Danny Blind dipecat gagal membawa Manchester United lolos putaran Liga  Champions. Manchester United behenti di babak 5 klasemen Liga Primer Inggris yang tentunya membuat Manchester gagal melanjutkan kompetisi di musim depan.

 

Sebelumnya Van Gall mengatakan bahawa kontraknya dengan Manchester United akan menjadi masa terakhirnya berkarir di dunia sepak bola. Namun perlakuan yang buruk dari Manchester United membuat Van Gaal kecewa dan ia mengkonfirmasi akan mempertimbangkan pekerjaan lain di sepak bola Internasinal.

 

Pelatih berusia 64 tahun, Danny Blind dipecat sesaat setelah mendapatkan kemenangan di Piala FA. Pemecatan yang dialami Louis van Gaal tentu mendapatkan komentar dari berbagai macam pihak termasuk Bek Manchester United, Daley Blind. Anak dari Danny Blind, Daley mengatakan bahwa ia tetap bangga dengan sang ayah dan merasa  sangat bersyukur pernah dilatih oleh ayahnya. Bermain di bawah asuhan ayahnya tentu membuat Daley bangga dan termotivasi.

 

Daley Blind turut menjadi saksi pertandingan terakhir yang dilakukan ayahnya dalam membesut Manchester United dalam la melawan Bulgaria. Pasalnya Manchester United hanya berhasil mendapatkan posisi 4 Grup A dan berada 7 poin d bawah Prancis, Swedia, dan Bulgaria. Delay Blind mengatakan bahwa, kebanggan tersendiri ia rasakan karena berkesempatan dilatih oleh ayahnya sendiri.

 

Ia mengatakan bahwa Danny adalah orang yang bertanggung jawan dan tidak pernah mengeluh. Bisa berada di bawah asuhan ayahnya adalah mimpi Daley Blind yang menjadi kenyataan.

 

Bek kiri Manchester Unitid tersebut juga mengatakan bahwa, berjalan jauh dari tanggung jawab yang di emban dan tiba-tiba semua tidak sesuai dengan rencana namun Daley mengaku Danny bukan orang yang mudah menyerah. Dia akan selalu bangkit dan membuat orang disekitarnya takjub akan kemampuannya, bukan Danny yang kehilangan Manchester United tapi Manchester United lah yang baru saja kehilangan Danny Blind.

 

Danny Rose Mengklaim Tidak Bermasalah Dengan Mauricio Pochettino

Pokergame88 – Danny Rose Mengklaim Tidak Bermasalah Dengan Mauricio Pochettino. Danny Rose pemain Tottenham Hotspur berkeras, bahwa hubungan dia dengan Mauricio Pochettino, manajer Tottenham, masih baik-baik saja, meskipun Danny Rose sempat melayangkan kritik tentang kebijakan transfer klub, persoalan batas gaji pemain serta ambisi tim.

 

Bek sayap Tottenham Hotspur itu memancing suatu kontroversi disaat ia meminta Tottenham Hotspur mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli beberapa pemain bintang. Yang disayangkan olehnya adalah Tottenham Hotspur justru menghadirkan pemain-pemain yang belum mempunyai reputasi besar.

 

Danny Rose kini merupakan salah satu pemain di klub Tottenham Hotspur, yang sekaligus menjadi pemain tim nasional Inggris. Pria berkulit gelap kelahiran 2 Juli tahun 1990 itu memulai karir profesionalnya di Leeds United tahun 2006. Ia bergabung ke klub Tottenham Hotspur pada Juli 2007.

 

Danny Rose pemain Tottenham Hotspur asal Inggris berusia 27 tahun itu memang sempat terkait dengan klub Manchester United, Manchester City serta Chelsea. Oleh karena itu Danny Rose juga mengkritik tentang para pemain Tottenham Hotspur dibayar murah. Meskipun demikian, Danny Rose berujar bahwa ia tidak punya masalah apapun dengan Mauricio Pochettino sang manager.

 

Pria bernama lengkap Mauricio Roberto Pochettino adalah seorang mantan pemain sepak bola Argentina yang dahulu bermain sebagai bek tengah dan kini ia merupakan manajer klub Liga Premier Tottenham Hotspur.

 

Mauricio Pochettino yang lahir 2 Maret tahun 1972, telah menghabiskan 18 tahun sebagai pemain profesional, dan10 tahun di antaranya berada di La Liga bersama Espanyol, yang mana dia berhasil mencetak 13 gol selama 275 pertandingan. Mauricio Pochettino juga pernah bermain di Prancis untuk Paris Saint Germain dan Bordeaux. Mauricio Pochettino memulai karir managerialnya di Espanyol pada Januari 2009.

 

Di FFT, Danny Rose pemain Tottenham Hotspur menuturkan bahwa dirinya telah melupakan semuanya dan dia merasa klub tempat dia bernaung kini juga telah melakukan hal sama. Tak ada gunanya bersikap menyesal terhadap masa lalu apabila ingin menggiring klub Tottenham Hotspur semakin maju serta menduduki posisi pemenang pada liga dan melangkah jauh dalam Liga Champions.

 

Danny Rose menuturkan, bahwa dirinya dan manager tak memiliki masalah apapun. Danny Rose dan Mauricio Pochettino masih sering berbincang, menonton bersama-sama banyak video, saling mengirim pesan, bahkan berkunjung ke rumahnya.

 

Danny Rose berpikir, bahwa Mauricio Pochettino melakukan pekerjaan yang hebat dan memasukkan dia lagi ke dalam tim. Selain itu, Mauricio Pochettino memberikan Danny Rose menit permainan dan kesempatan melawan tim Real Madrid, meskipun cuma 10 menit. Danny Rose pemain Tottenham Hotspur menyampaikan, bahwa selama dirinya dan Mauricio Pochettino mengusung kesamaan misi, yakni memenangkan trofi bagi klub Tottenham Hotspur, maka seharusnya tidak ada masalah.

 

Dejan Lovren Marah, Usai Dapat Ancaman Pembunuhan Keluarganya

Pokergame88 – Dejan Lovren Marah, Usai Dapat Ancaman Pembunuhan Keluarganya.Belum lama ini, salah satu bek andalan Liverpool Dejan Lovren telah mengaku bahwa keluarganya telah mendapat ancaman pembunuhan. Lovren menyatakan tak masalah jika hanya dirinya saja yang di ancam, namun ia tak bisa mentolenrasi jika keluarganya juga ikut mendapatkan perlakuan tersebut.

Ancaman tersebut terjadi, usai dirinya dijadikan kambing hitam di balik rapuhnya pertahanan Liverpool musim ini. Performa nya itu semakin disorot usai The Reds harus dipermalukan Tottenham Hotspur dengan skor telak 1-4, sehingga pemain asal Kroasia tersebut dianggap tak becus menjaga wilayahnya sehingga menyebabkan timnya kemasukan begitu banyak gol.

Akibatnya pun, lovren harus menerima begitu banyak kritikan atas kekalahan Liverpool atas Tottenham Hotspur tak terkecuali melalui media-media sosial, dan ia pun tak mau menpermasalahkan hal tersebut.

Namun Lovren sudah kehilangan kesabaran setalah datang nya sebuah ancaman terhadap keluarganya. Dia mengungkapkan hal ini lewat Instagram story pada Selasa (31/10/2017).Tak lama setelah ancaman tersebut pun, Lovren telah mengunggah sebuah screenshot yang telah menperlihatkan sebuah pesan yang telah ditulis seseorang yang berbunyi.

“Saya akan segera menbunuh keluargamu,” begitu lah isi dari pesan tersebut, yang kemudian menbuat Lovren pun mengungkapkan kekesalan nya.

“Saya sejujurnya tidak peduli dengan perkataan negatif orang-orang karena mereka belum tentu lebih baik dari saya. Ungkap Lovren melalui akun pribadinya.

“Namun, saya tidak bisa diam saja ketika keluarga saya mendapat ancaman. Saya tidak akan pernah bisa menerima hal tersebut. Itu adalah perbuatan menjijikan,” kata Lovren.

Tak lama setelah kejadian yang dialami oleh Lovren tersebut pun, banyak dari pendukung setia The Reds pun akhirnya tergerak hatinya dan serta menberikan dukungan bagi pemain asal Kroasia tersebut.

Pemain kedua belas yang merupakan julukan bagi fans setia The Reds tersebut pun, mereka ramai-ramai memilih Lovren dalam poling sebagai pemain terbaik. Yang rutin selalu mereka adakan setiap bulan nya di situs resmi mereka.

Alhasil, Lovren berhak menyandang status pemain terbaik bulan Oktober, bersamaan dengan Mohamed Salah dengan 33 persen voting. Sementara itu di posisi ketiga ada Philippe Coutinho dengan sembilan persen.

Penghargaan yang diberikan tersebut pun, untuk menbuktikan bahwa dirinya memang masih pantas mengenakan seragam Liverpool dan tenaga nya masih dibutuhkan pelatih Jurgen Kloop lewat performa apiknya di atas lapangan.

Keputusan Tepat Dari Pemilik Arsenal Mempertahankan Wenger

Pokergame88 – Keputusan Tepat Dari Pemilik Arsenal Mempertahankan Wenger. Pemilik dari tim Premier League Arsenal Stan Kroenke meyakini kalau perpanjangan kontrak yang dilakukan Arsene Wenger bukanlah keputusan yang salah.Tapi menurut dia Wenger masih sosok yang sangat tepat untuk klubnya saat ini Arsenal.

Arsene Wenger memang sempat menghadapi tekanan yang sangat besar dari suporter untuk mundur menjelang akhir musim lalu. Yel yel yang berbunyi ‘Wenger out‘ selalu muncul di setiap pertandingan yang dilakoni Arsenal. hal tersebut disebabkan tidak lain karena hasil mengecewakan yang diraih The Gunners. Tim ini lagi-lagi harus mengubur impian yang sedalam dalamnya untuk dapat menjuarai Premier League musim lalu.

Pada puncaknya, musim lalu Arsenal hanya mampu finis di peringkat lima klasemen akhir Premier League. Dan hal itu berarti untuk pertama kalinya sejak tahun 1996, Arsenal akhirnya gagal  dalam menembus zona Liga Champions. Walaupun demikian, Arsenal dapat terhibur sedikit berkat gelar juara Piala FA yang berhasil mereka raih pada musim lalu.

Arsene Wenger yang pada awalnya akan habis kontraknya pada akhir musim 2016/2017 kemudian kenyataannya dia justru dipertahankan. Arsenal dengan percaya diri memperpanjang kontrak pria asal Prancis itu selama dua tahun pada bulan Mei lalu.

Keputusan yang dibuat dalam mempertahankan Arsene Wenger membuat sebagian suporter Arsenal tidak puas. Tetapi sang pemilik Kroenke menegaskan bahwa dia tidak pernah menyesal telah memilih untuk mempertahankan Arsene Wenger yang kini sudahmemasuki usia 21 tahun dalam menukangi Arsenal.

“Memang ketika Anda membuat keputusan seperti itu, Anda pasti akan mempertimbangkan banyak faktor tapi dan juga Anda berharap menimbangnya dengan tepat dan keluar dengan keputusan yang tepat. Dan Saya  telah berpikir kalu kami memang demikian,”Kata Kroenke kepada media Telegraph.

“Kami semua sudah sering menghadapi masalah ini dan kami percaya Arsene Wenger telah melakukan pekerjaan yang hebat dan dia merupakan orang yang sangat tepat untuk tim ini,” lanjut Kroenke.

“Kelihatannya memang mudah untuk berganti pelatih dan saya rasa orang-orang melakukannya sepanjang waktu …memang sebuah jawaban yang sangat mudah dalam melakukan sesuatu.Tetapi akan Lebih sulit untuk tidak melakukan sesuatu.”