Dua Pendukung Asal Kroasia Menjadi Korban di Skotlandia

Pokergame88 – Dua Pendukung Asal Kroasia Menjadi Korban di Skotlandia. Dua penggemar sepakbola asal Kroasia telah ditikam menurut pernyataan kepolisian yang menggambarkannya sebagai insiden yang memalukan setelah perkelahian massal yang melibatkan sekitar 40 pendukung yang terjadi menjelang pertandingan kualifikasi Eropa Rangers di Glasgow pada Kamis malam.

 

Kedua orang itu yang berusia 24 dan 40 tahun, telah mengelami cedera parah, yang terjadi di wilayah Govan di daerah pusat kota menjelang pertandingan Ibrox (Rangers) melawan tim Kroasia, Osijek. Keduanya dinyatakan sebagai warga negara Kroasia setelah di identifikasi, langsung dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Queen Elizabeth University Hospital di Glasgow.

 

Pria yang lebih muda telah dinyatakan dapat meninggalkan rumah sakit kemarin pagi, sementara pria yang berusia 40 tahun akan dapat meninggalkan rumah sakit pada siang harinya. Polisi Skotlandia mengatakan tidak memiliki informasi bahwa kerusuhan tersebut telah diatur sebelumnya.

 

Petugas dipanggil ke Edmiston Drive dekat Paisley Road West pada pukul 19:00. Rekaman di media sosial muncul yang menunjukkan pertikaian antara beberapa penggemar kedua klub menjelang putaran kualifikasi kedua Liga Eropa, pertandingan leg kedua. Video yang diunggah ke Twitter muncul yang menunjukkan salah satu pendukung yang ditendang pada tubuhnya saat jatuh berbaring di jalanan, dan yang lainnya terlihat berlarian memegang flare.

 

Pihak kepolisian akhirnya mengumpulkan informasi tentang kerusuhan tersebut. Satu regu yang telah dibentuk sedang memeriksa rekaman CCTV dan melakukan penyelidikan dari pintu ke pintu di daerah itu untuk menetapkan kondisi lengkap seputar insiden itu.

 

Kepala Inspektur Detektif Craig Willison, dari Greater Glasgow CID, menambahkan: “Penyelidikan ekstensif sedang berlangsung untuk mengidentifikasi individu yang terlibat dalam insiden memalukan ini. Saya akan memohon kepada siapapun yang berada di area tersebut pada saat itu, terutama mereka yang memiliki rekaman ponsel atau dash-cam, untuk menghubungi kami.”

 

Pertandingan berakhir dengan skor 1-1 dan Rangers menang melalui agregat. Sang manajer, Steven Gerrard berkata: “Sebagai klub kami tidak membenarkan perilaku seperti itu. Kami tidak ingin melihat pemandangan seperti itu. Kami ingin semua datang berbicara tentang sepakbola dan hasil positif yang kami dapatkan. Kami hanya berharap tidak ada yang terluka, itu saja yang kami minta.”

 

Kini Rangers menghadapi tindakan disipliner dari UEFA atas perkelahian massal. UEFA, badan sepakbola Eropa, kemarin mengatakan pihaknya sedang menunggu untuk menerima laporan dari delegasi di pertandingan sebelum membuat keputusan tentang tindakan lebih lanjut.

 

Seperti di musim lalu, saat Liverpool dan Roma yang ahkrinya didakwa oleh UEFA menyusul kerusuhan massa di semi-final Liga Champions di Anfield dimana seorang pendukung Sean Cox menjadi korban dengan cedera yang sangat serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *